Ada kegiatan cukup menarik pada hari minggu lalu (1 Desember 2013),,, yakni kumpul-kumpul lagi bareng dengan teman-teman Duta IM3
Jabotabek yang pada saat itu mengikuti agenda Personal Branding Lewat Social
Media bersama Alitt Susanto a.k.a. @shitlicious … Supaya materi yang disampai
nggak “menguap” layaknya air mendidih; gw coba menuangkan dalam tulisan berikut
ini [based on what I write on my gadget & my point
of view]
Apa??? Belum tau siapa @shitlicious???
Nih, cekidot info singkatnya >>> Alitt Susanto adalah seorang pengarang
buku berjudul Shitlicious dan penulis di blog www.shitlicious.com | pria
berlubang hidung besar ini dianggap sesepuh oleh para mahasiswa abadi. Di
twitter, Alitt sering membuat wejangan yang tentu saja menyesatkan followernya
--- kutipan biografi @shitlicious dari
www.nyunyu.com ---
Sebelum
ngejelasin tentang personal branding… Alitt pun gak lupa memperkenalkan diri --
karena siapa tau ada yang masih belum kenal sama dia :D -- … Perkenalan lalu berlanjut dengan lontaran
joke/bit yang klo boleh gw bilang sih dia semacam melakukan #openmic … dan
menurut penilaian gw selaku “comedy enthusiast” >>> Alitt merupakan “good
comedian” karena dari berbagai pengamatan yang dia lontarkan berhasil di “twist”
dengan apik sehingga ruangan “pecah” dengan tawa… Dan dia pun tentu saja
berhasil mendapatkan perhatian penuh dari seluruh audiens.
Kita simak
dulu yuuuk definisi dari personal branding… supaya lebih connect:
“Personal branding adalah persepsi, pendapat
atau kesan seseorang terhadap kita. Untuk memperoleh personal brand yang baik
pertama-tama yang dibutuhkan adalah "produk" yang baik. Produk di
sini dapat berupa keahlian, attitude,
penampilan, cara bicara dan tentu saja yang tidak kalah penting adalah
reputasi. Setelah itu, diperlukan cara mengkomunikasikan reputasi atau produk
tersebut. Dalam hal komunikasi ini terdapat banyak caranya seperti misalnya
menulis artikel, menjadi pembicara, mengajar, terlibat dalam organisasi profesi,
memiliki online networking atau blog dan sebagainya. Tentu saja kegiatan kiat
tersebut perlu dikaitkan dengan talenta dan kesukaan kita. Seseorang yang lebih
senang menulis akan lebih memilih menulis artikel dan yang senang sebagai
pembicara akan memilih menjadi pembicara”. (jobstreet.co.id)
Cukup
pendahuluannya; sekarang saatnya kita bahas poin-poin apa aja sih yang
dijelaskan oleh bro @shitlicious
Pembahasan pertama adalah tentang
>>> mengenal fungsi social
media:
*Forum
“It's a media to share anything, with huge number
of members that we can engage”
Yupz, salah satu fungsi social media adalah sebagai forum sebagai tempat
kita berbagi apapun dengan banyak pengguna social media lainnnya…
*Blog
It has
more space and more advantages than other social medias
Blog atau Web Blog adalah catatan online yang berada di web. Berisi
tulisan, artikel atau informasi apapun dan dapat diakses secara online baik
untuk umum maupun konsumsi pribadi. Disini kamu bisa memanfaatkan luasnya tempat
(di blog) untuk menuangkan imajinasimu.
*Conclusion
Social medias are vary. There are so many kind
of social media out there. Our job is to decide which one is good for us,
depends on our personality »
Social media memiliki banyak ragam, tugas kita selaku “penggunanya”
untuk memutuskan yang mana yang baik bagi kita… Gunakanlah socmed sesuai
keperluan jangan hanya untuk sekedar ngeksis
belaka… Misal: untuk sekedar cuap-cuap bisa gunakan twitter, suka bikin film pendek » kamu bisa gunakan Vine, hobi nyanyi meski sekedar di kamar
mandi » kamu bisa gunakan soundcloud
, dll
Ditengah-tengah Alitt mengisi materi;, tanpa disangka panitia memutar
sebuah clip YouTube perjalanan awal seorang Andrew De Leon di ajang pencarian
bakat America’s Got Talent… Yang mengisahkan seorang pemuda yang merasa
terasingkan dari dunia (alienated); berpenampilan
seperti “Marilyn Manson” yang ternyata memiliki suara yang “GREAT” *empat
jempol deh* monggo diliat sendiri
>>> www.youtube.com/watch?v=u7dPlCzUG44
Pernah denger istilah “don't judge the book by it's cover” ??
nah clip tadi kurang lebih mengajarkan kita agar jangan menilai seseorang dari
tampilan luarnya saja… Bahkan dompet yang memang harganya mahal belum tentu ada
isinya *curhat dikit* ^_^
Lanjut ke materi selanjutnya…
Personal Branding adalah salah satu faktor
pendukung how to be an interesting
Netizen. [buat yang belum tau apa definisi netizen >>> Net
(internet) dan Citizen (warga). Jika disatukan, artinya kurang lebih “warga
internet” atau “penduduk dunia internet” Netizen adalah siapa saja yang
mengakses dan menggunakan internet]
Gimana sih caranya supaya kita bisa jadi “interesting netizen”,
simak nih sob:
- Self branding / Unique persona
Temukan keunikan
pada dirimu, yang apabila kamu lakukan itu maka orang lain langsung tau bahwa “itu adalah kamu”…
Misal: jika ngomongin Mr. Bean – orang akan
langsung bilang “oh Rowan Atkinson”, hantu tanpa tangan yang lompat-lompat
>>> poconggg – arif muhammad, ngomongin malam minggu miko – langsung connect
ke raditya dika,,, atau jika ada orang ngomong “penontooon keep smileeee” >>> Caesar…
kayak gitu deh sudah ngerti kan ya? ^_^
- Consistency
Supaya orang makin “notice / ngeh” tentang
siapa kamu, buatlah sebuah materi/kesukaan untuk dibahas terus- terusan secara
konsisten, misal hobi kamu travelling, ngobrolin android, ngomongin fashion,
kata-kata bijak bahkan kegalauan :D … Yang penting kamu konsisten disitu,
jangan “kemana-mana”.
- Good behavior
Apapun masalah yang kamu hadapi tetaplah
santun di social media, jangan memposting hal yang tidak semestinya [tidak
semua masalah yang kamu hadapi orang lain wajib tau]. Juga bagi pengguna
twitter untuk menghindari “twitwar”.
- Always share about updated stuffs
Salah satu agar orang interest dengan
kita adalah dengan berbagi hal yang baru ( semisal gadget, music, travelling, dll) saat orang lain perlu
pengetahuan baru kita bisa memberikan informasi
- Be patient
Segala sesuatu membutuhkan proses dan alur… Oleh
karena itu kudu wajib sabar dan tekun. Masak air aja ada prosesnya, apalagi supaya
orang interest ke kita :)))
- Do not use only 1 social-media app
Tidaklah cukup jika bergantung hanya pada 1 socmed
saja, baiknya adalah saling melengkapi antara fungsi socmed satu dengan lainnya
(misal twitter di-mix dgn Youtube, twitter
di-mix dengan blog, atau Youtube di- mix dengan blog).
Dalam kesempatan tersebut pun; buat orang-orang yang merasa bahwa twitter adalah “sangat hebat”,
simak nih “wejangan” dari Alitt….
Twitter isn’t
enough
Twitter is
not Edward Cullen
It might die.. Soon.. Yeah... Soon...
Why??
- People
will get bored. As usual
- "Alayers" will make twitter sucks
- People will miss rich media content again.
Like we used to have on Facebook
Some
weakness of twitter as sharing media
- The
character are so limited
- It's easy to be lost (hal yang kamu posting, meski itu menggunakan hestek
tertentu mudah untuk hilang dari “perbincangan”)
- Nowadays,
people are starting to ignore those tweets which involve campaign/product review
- Twitter now have an adds (biasanya orang-orang akan males dengan aplikasi yang
sering muncul iklan)
How to
prepare if the "doom day" (when “the twitter” becomes history)
* Do not just use twitter only
* Why we
should consider about blog?
- It has more space to write everything and
also to put any content. It would make the readers more understand
- It
doesn't any "trend"
- The
content are search-able in the web
- It can
be read by Anyone on internet
- It
has wider network
- It's
easy to create the campaign reports by it's statistic
- and
many more
Closing
Statement by Alitt
“Untuk menjadi account yang diminati itu bukan
jadi yg terbaik, tapi jadilah yang berbeda (unik)”
----
Enough
about blog, is there another way?
Yap.
We can also use another media like youtube. Coz some people too lazy to read.
----
Okay,
we've got the points on blog and. Youtube what else?
Create
offline event!
Why?
To get the
real interaction
To get the real engagement
To build their trust on us
Conclusion
Semua social media akan ada akhir trend-nya, tetap
usahakan orang tertarik pada kalian, bikin inovasi baru >>> “We can be famous netizens as long as people
are keeping an eye to us”
--- Personal branding is not only on your account, it is about yourself ---
---
“Orang
yang suka mengomentari orang lain, biasanya kehidupannya kurang menarik
sehingga dia akan mencari hal yang menurut dia menarik untuk dilakukan
>>> a.k.a mencampuri urusan orang lain” (Alitt
Susanto)