About

Selasa, 15 Januari 2013

Diam (tapi) Berbicara

Berawal saat melintasi daerah Cibinong Bogor saya melihat media iklan salah satu perusahaan tertentu bertuliskan kata tersebut di atas. Memang sih cuma tiga kata saja, tapi coba kalo dipikir-pikir lagi lumayan "nyentil" juga hehehe... Diam tapi melakukan karya nyata ketimbang hanya berkoar layaknya "tong kosong yang nyaring bunyinya".  Ternyata seringpula ditemui istilah-istilah yang bermakna sama yakni bahwa kita harus lebih mengedepankan “action” ketimbang hanya berkata-kata ngalor ngidul gak jelas juntrungannya.

Action speak louder than word ; tindakan mungkin tidak "benar-benar berbicara" lebih keras daripada kata-kata tetapi dengan bertindak nyata akan membuktikan hal-hal yang lebih baik.
Aksi nyata tentunya akan lebih memiliki dampak langsung dibandingkan hanya berkata-kata saja tanpa berbuat apa-apa alias NATO (No Action Talk Only) hmmffft... :D

Jangan pula jadi orang yang Dream Big Act Small -- "klo kata seorang temen sih jangan ngemeng doangan cuy,,, kata-kata doang nggak bisa beli susu anak :D " --- berlaku terutama untuk kawan-kawan yang menjadi kepala rumah tangga. Menafkahi keluarga nggak bisa cuma dengan tinggi angan-angan akan dapat rezeki tiba-tiba turun dari langit, lazimnya mesti melakukan sebuah pekerjaan terlebih dahulu kemudian mendapatkan kompensasi yang dapat digunakan untuk menafkahi keluarga.


Tentunya aksi yang dilakukan juga bukan hanya sebuah aksi asal-asalan, tetapi memang aksi nyata yang dilakukan dengan segenap hati dan memiliki pengetahuan dalam melakukannya.

Mengutip tulisan Rene Suhardono dalam kolom Ultimate U pernah menulis The heart knows long before the head does. "Hati atau perasaan selalu punya ketajaman dan kepekaan jauh melebihi pikiran". Prinsip yang sama juga berlaku dalam banyak aspek kehidupan kita. Misal : kita sering mengunjungi pemotong rambut atau montir langganan adalah bukan semata-mata adanya diskon gila-gilaan atau kepiawaian mereka. Dari dalam relung hati yang paling dalam anda MERASAKAN pengalaman asyik saat setiap kali kesana. Yup, perasaan nyaman yang muncul dari aksi nyata orang-orang yang dedicated melakukan pekerjaannya dengan baik seringkali "menular" kepada orang lain --- tentunya akan memunculkan rasa nyaman ---

Yuk, jangan cuma menjadi pribadi yang seperti "tong kosong nyaring bunyinya"... Do your action right now!!!

Salam bertindak nyata

Salam belajar
@fau_fauzi

Minggu, 06 Januari 2013

Make it Simple (then) Make it Happen

"Sederhanakan prosesnya dan buatlah impian menjadi kenyataan". Kalimat tersebut tadi yang biasa terngiang di pikiran saya pada saat sebelum dan saat sedang mengerjakan sesuatu hal.

Untuk dapat mengerjakan sesuatu hal, terlebih dahulu dengan melakukan tahapan-tahapan kecil (simple step) untuk kemudian secara bertahap maju ke sesuatu yang lebih besar. Bukankah untuk mencapai anak tangga ke 1000 harus dimulai dengan melangkah kecil menjejakkan kaki terlebih dahulu ke anak tangga pertama?. Nggak bisa tiba-tiba ~ tadaaaa sekali langkah langsung hap nemplok di anak tangga ke 1000, karena ada proses dan langkah yang harus ditempuh.

Setidaknya ada 3 langkah sederhana yang pernah saya baca untuk mewujudkan hal yang kita inginkan berdasarkan kutipan artikel dari http://www.selfgrowth.com

Langkah yang pertama: Mimpikan semua hal yang Anda inginkan

Dengan kata lain, visualisasikan keinginan Anda. Lakukan ini sesering yang Anda bisa lakukan, sehingga impian Anda akan menjadi lebih akrab bagi Anda. Semakin Anda sering mem-visualisasikannya, maka akan semakin terasa menjadi kenyataan. Dari impian tersebut buatlah strategi yang merupakan penggambaran kita mencapai impian itu dengan menggunakan panca indra yang kita miliki.

Jika impian kita adalah untuk menjadi seorang pop superstar terkenal, maka jangan hanya dengan membayangkan diri Anda bernyanyi di depan khalayak ramai. Lihatlah pula dengan seksama penonton Anda, dengarkan kekuatan dari suara Anda dan rasakan gelombang emosi seakan-akan pada saat itu Anda menjadi seorang pop superstar. Rasakan pengalaman memiliki kebanggaannya, kepuasan dan rasa syukur saat Anda menjadi seorang superstar.

"The more emotions you invest in your daydream, the faster you'll be able to attract your desires.
"


Langkah kedua: Meyakini bahwa impian kita akan terwujud

Untuk mewujudkan impian kita; mem-visualisasikannya saja tidaklah cukup. Anda harus membiarkan impian Anda untuk benar-benar terwujud menjadi sebuah kenyataan. Suatu hal yang sangat penting tentang bagaimana Anda memanifestasikan impian tersebut dengan segenap hati.

Janganlah menahan diri. Janganlah pula Anda mem-visualisasikannya namun malah kemudian mengatakan kepada diri sendiri kemudian bahwa itu hanya angan-angan, hal itu merupakan kesalahan yang hanya akan membatalkan semua kemajuan yang telah Anda buat sebelumnya. Yakinlah dengan sungguh-sungguh bahwa keinginan Anda akan menjadi kenyataan.


Langkah ketiga: Singkirkan ketakutan Anda

Rasa takut adalah hal yang negatif. Jika Anda ingin tahu bagaimana caranya untuk mewujudkan impian, Anda harus belajar untuk menghilangkan rasa takut dan sejumlah emosi negatif dalam pikiran Anda. Jangan biarkan diri larut Anda dalam kekhawatiran.Fokuslah pada keinginan Anda dan semua perasaan indah yang datang bersamaan dengannya.

Memang, bukan sesuatu yang mudah untuk mengusir ketakutan pada diri sendiri, tetapi jika benar-benar ingin mewujudkan keinginan menjadi kenyataan. Anda perlu memiliki keyakinan pada diri sendiri. Belajar bagaimana untuk mewujudkan impian Anda jauh lebih mudah setelah benar-benar menetapkan dengan pasti apa yang Anda inginkan untuk terwujud.

Meskipun Anda tidak bisa mengontrol apa yang orang lain pikirkan, tetapi Anda bisa mengontrol apa yang Anda pikirkan. Dan pada akhirnya, apa yang Anda pikirkan dan apa yang Anda rasakan itulah yang terpenting. Jika Anda tahu impian Anda dan Anda tahu emosi yang datang dengan itu, maka Anda harus tahu bahwa itu akan menjadi kenyataan.

"If you know your dream and you know the emotions that come with it, then you must know that it will come true."


So, mulailah menggapai impian dengan keyakinan bahwa kita dapat mewujudkannya. Segera langkahkan kaki kita untuk menyongsong cita-cita tersebut. Sederhanakan cara menggapainya, jangan menunda action dan yakinlah mimpi kita dapat terwujud dengan segera.

Salam belajar
@fau_fauzi