Berawal di suatu sore tidak sengaja menonton film pada
salah satu channel TV kabel dengan judul "28 Days", pemeran utamanya
jika tidak salah Sandra Bullock (" sebagai Gwen").
Pada awalnya sih cuma menonton saja untuk mengisi waktu sore menjelang malam, tidak terpikir nantinya akan menemukan suatu pelajaran yang cukup berarti (bagi saya) dari film tersebut karena biasanya hanya tersaji cerita fiksi saja.
Singkat cerita, di pertengahan film muncul sebuah konflik
dimana di pemeran utama tidak dapat melakukan suatu hal yg diinginkannya.
Marah-marah pun menjadi sebuah pilihan sebagai pelampiasan atas hal yang tidak dapat dilakukan olehnya.
Namun, lawan main "Gwen" memanggilnya untuk
mencoba melakukan lagi hal yang tidak dapat dilakukannya tersebut dengan terlebih
dahulu mengucap sebuah kalimat yang mungkin sering kita dengar : "fokuslah
pada hal kecil yang dapat kita lakukan, bukan pada sesuatu yang tidak dapat
kita jangkau".
Satu kalimat penuh makna nampak tersirat dari kata-kata
yang tersusun tersebut. Memang, dalam keseharian biasanya kita acapkali terlalu
fokus pada target yang ingin kita capai ; mungkin karena saking fokusnya kita
sering lupa pada hal-hal kecil yg dapat kita lakukan utk mencapai tujuan
tersebut.
Mirip seperti yang "Gwen" lakukan, tindakan
marah pula yang sering dilakukan saat tidak dapat meraih apa yang ditargetkan
untuk dicapai ; bukan fokus melakukan yang memang dapat dilakukan tapi malah sibuk
menyesali hal yang memang belum dapat kita lakukan.
Padahal sesuatu yang sering kali kita anggap kecil,
seringkali merupakan bagian-bagian yang membangun supaya kita dapat meraih
"goals" yang diinginkan.
Sering pula kita menemui orang-orang membicarakan hal yang tidak dapat mereka lakukan. Sehingga muncul kesan hanya fokus pada kekurangan dan kekurangan saja. Dalam situasi seperti tersebut seringkali kita tidak fokus kepada apa saja yang sudah dimiliki ; kekuatan yang sudah ada ; sesuatu yang sudah digenggam di tangan. Sesuatu yang selama ini tidak disadari keberadaannya.
Sering pula kita menemui orang-orang membicarakan hal yang tidak dapat mereka lakukan. Sehingga muncul kesan hanya fokus pada kekurangan dan kekurangan saja. Dalam situasi seperti tersebut seringkali kita tidak fokus kepada apa saja yang sudah dimiliki ; kekuatan yang sudah ada ; sesuatu yang sudah digenggam di tangan. Sesuatu yang selama ini tidak disadari keberadaannya.
Dari seluruh sumber daya yang sudah kita miliki itulah akan timbul rasa percaya diri yang baik dan segala macam potensi dapat dilakukan. Fokuskan apa yang bisa diperbuat sekarang, hal ini bukan berarti kita hanya berandai-andai ; namun memfokuskan diri kepada apa yang bisa kita kerjakan saat ini dengan mengalihkan energi ke arah yang bisa diperbuat sekarang maka akan terasa bahwa segala kelemahan itu tampak semakin kecil. Segala kemungkinan menjadi terbuka, kemajuan bisa dicapai dan masa depan juga dapat terlihat cerah.
Fokuslah pada yang kita miliki sekarang, niscaya akan terasa sekali kekuatan kita ini.
Memulai sesuatu dari hal yang dapat dilakukan dan dimulai dari sekarang.
Salam Belajar ^_^
@fau_fauzi





0 komentar:
Posting Komentar