About

Rabu, 17 Juli 2013

Ramadhan Bulan Penuh Hikmah; "Sarana" Melatih Kesabaran



Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, teriring doa dan keselamatan semoga terlimpah atas nabi dan rasul termulia  “Muhammad SAW”,  mengikuti mereka dalam kebenaran sampai hari kiamat nanti.

juga atas keluarga dan para sahabat, serta kepada semua yang

Alhamdulillah di tahun 2013 ini kita masih berkesempatan untuk “bertemu” dengan bulan mulia Ramadhan; mudah-mudahan kita semua termasuk dalam golongan orang yang bertakwa.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183). 

Ada beberapa hal yang menarik pada Ramadhan kali ini adalah selain yang biasanya muncul seperti kehadiran pedagang kembang api, pedagang kolak serta penganan lainnya adalah dengan diawali moment naiknya [lagi] harga BBM jenis premium serta persiapan bagi orang tua yang memasukkan "buah hatinya" ke sekolah alias menyambut tahun pelajaran baru. Walhasil, menurut info yang didapati banyak pula orang tua yang mengernyitkan dahi.

Namun demikian, melalui bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan ini kita semua diajarkan untuk sabar, tidak hanya menahan haus dan lapar; tapi juga hawa nafsu. - sudahkah kita senantiasa bersabar? - :)

“Mereka [orang taqwa itu] mampu menahan emosi dan pemaaf kepada manusia”(QS Ali-Imran: 134). Bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan sabar itu balasannya  surga.  Jiwa ini dilatih selama sebulan penuh, sehingga diharapkan selanjutnya, kita lebih mampu mengendalikan diri dalam berinteraksi, baik dengan keluarga, masyarakat maupun bernegara. Seorang beriman dilatih untuk senantiasa bersabar [diantaranya; yakni:]

Pertama,  sabar dalam ketaatan. Tentunya dalam rangka taat kepada Allah swt. Dalam menunaikan shalat, menjalankan puasa, membayarkan zakat, menunaikan ibadah haji, berbakti kepada orangtua, mencari dan memberi nafkah keluarga, berbuat baik kepada fakir miskin, kepada tetangga dsb. Ini semua butuh kesabaran, pasti tidak mudah menjalankannya. Hanya karena motivasi iman kepada Allah SWT sajalah yang membuat seseorang kuat dan tangguh untuk tetap istiqomah.

Kedua, sabar menghindari maksiat.  Ditengah kehidupan modern saat ini, tentu banyak sekali godaan-godaan untuk berbuat maksiat bagi orang-orang yang beriman. Apakah wujudnya harta yang tidak halal, godaan lawan jenis yang cantik atau ganteng, godaan kekuasaan yang kerap membuat seseorang terlena. Andai saja, seseorang tidak memiliki kekuatan kesabaran terhadap rangsangan dan godaan tersebut, maka tentu hidupnya akan mudah tergelincir dari jalan yang lurus.

Ketiga, sabar ketika mendapat musibah. Perhatikanlah, bagaimana sikap seseorang, ketika tiba-tiba mendapat musibah, bagaimana reaksi mereka. Ketika seseorang yang sangat dicintai, tiba-tiba meninggal dunia. Ketika rumah indah yang dimiliki hangus terbakar, ketika jabatan yang dirintis puluhan tahun, tiba-tiba harus dilepaskan. Berbagai bentuk penyikapan diungkapkan. Ada yang histeris, ada yang sampai gila, bunuh diri dsb. Padahal semua ini hanyalah hiasan dunia. Seorang beriman tentu hanya akan mengucapkan "inna lillahi wa inna ilaihi rajiun": sesungguhnya segala sesuatu merupakan milik Allah SWT dan akan kembali kepada-Nya. Pada bulan Ramadhan ini kesabaran itu kita asah, sehingga jiwa taqwa, yaitu mampu mengendalikan diri, terwujud dalam diri kita.

Ambil hikmah dari puasa Ramadhan sebuah pelajaran untuk bersabar atas gangguan manusia, bersabar dalam berbicara dengan mereka dan dalam mengajak mereka kepada Allah. Bersemangatlah melakukan apa-apa yang dapat memberi mereka faedah. Bukan malah tidak bersabar sehingga tidak berbicara dengan mereka dan tidak memberikan kebaikan kepada saudara-saudara sesama muslim, karena Rasulullah bersabda di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas: “Seorang mu’min yang bergaul dengan manusia dan bersabar atas gangguan mereka lebih utama daripada seorang mu’min yang tidak bergaul dengan mereka dan tidak sabar atas gangguan mereka.” (HR.Tirmizdi dan Ibnu Majah).

Wallahu a’lam

Salam Pembelajaran

@fau_fauzi

1 komentar:

  1. sabar itu kadang memang sulit yaa untuk dilakuin tapi setelah baca blog ente, kesabaran terasa mudah dijalanin...terima kasih inspirasinya gan

    salam
    www.spidolbekas.wordpress.com

    BalasHapus